manfaat sehat

7 Cara Merawat Bayi Prematur Yang Baik dan Benar

Cara Merawat Bayi Prematur

Cara Merawat Bayi Prematur – Semua ibu menginginkan memiliki seorang anak yang sehat dan bugar. Terutama ibu-ibu muda. Saat persalinan, harapan besar mereka berhasil melahirkan bayi yang mungil dan bebas dari masalah. Namun terkadang ada seorang ibu yang ditakdirkan melahirkan bayi yang prematur. Hal ini bukan berarti kehidupan sang anak akan gagal sepanjang hidupnya. Justru tokoh-tokoh terkenal dunia yang kita ketahui saat ini dulunya juga lahir secara prematur.

Cara Merawat Bayi Prematur

Isaac Newton, Albert Einstein, dan Carles Darwin, mereka ini merupakan ilmuwan-ilmuwan terkemuka yang semasa bayinya justru terlahir prematur. Maka itu ibu-ibu yang mendapatkan bayinya lahir secara prematur tidak perlu putus asa. Yang terpenting saat ini adalah, bagaimana cara merawat bayi tersebut agar perjalanan masa kecilnya lancar dan tanpa tekanan apapun.

Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kandungan sang ibu mencapai 37 minggu. Karena lahir pada jangka waktu yang tidak normal, maka itu bayi prematur memerlukan perawatan khusus. Perlu diketahui bahwasannya bayi prematur juga beresiko memiliki masalah kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan bayi yang lahir normal. Saat bayi sudah diperbolehkan dibawa pulang ke rumah, disinilah sang ibu harus memperhatikan segala kebutuhan dan perawatan extra agar tumbuh kembangnya menjadi sempurna.

Cara Merawat Bayi Prematur Harus Diperhatikan Dengan Cara Extra

Rata-rata kondisi fisik bayi yang terlahir prematur lebih kecil dibanding dengan bayi normal umumnya. Maka itu sang ibu wajib selalu menjaga suhu panas tubuh sang bayi, dikarenakan saat bayi terlahir prematur, kondisi fisiknya memiliki lebih sedikit lemak tubuh. Tujuannya agar bayi tidak kedinginan. Juga suara tangis dari bayi prematur biasanya nadanya tidak terlalu kencang dan keras. Selain itu bayi ini juga bisa berpotensi terjadi jaundice (kulit dan mata menguning), kesulitan bernapas, kelurangan sel darah merah, dan gula darah yang rendah.

Bayi prematur juga lebih mungkin sulit diberi makan dibanding bayi normal, ditambah lagi bayi ini bisa mengalami infeksi kapan saja. Selain faktor kesehatan, bayi prematur juga harus diperhatikan tumbuh kembangnya dari hari ke hari karena bayi ini lebih mungkin mengalami resiko penundaan perkembangan dan pertumbuhan, juga ketidakmampuan belajar. Maka dari itu sebagai orang tua, kita tidak boleh asal-asalan merawat bayi ini, karena memang, banyak sekali tantangan yang harus dihadapi oleh ibu yang memiliki bayi prematur.

Cara Merawat Bayi Prematur di rumah

Di bawah ini akan di bahas dengan lengkap , hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan selama merawat bayi prematur :

  1. Ruangan Kamar Yang Bersih, Aman, Dan Terpantau
BACA YUK :  24 Cara Mencegah Keguguran Saat Hamil Muda

Pada prinsipnya, bayi prematur berpotensi terserang infeksi, karena daya tahan tubuhnya belum berkembang sempurna. Selalu jaga bayi dari lingkungan yang berdebu, polusi, apalagi asap rokok. Selalu atur suhu kamar diantara 26 hingga 27 derajat celsius, ini agar suhu tubuh bayi tetap hangat dan stabil.

  1. Metode kangguru Demi Kesehatan Bayi Prematur

Metode kangguru atau kangaroo mothercare merupakan cara bagaimana sang ibu menggendong bayinya di bagian dada ibunya. Ini bertujuan agar kulit bayi terus-terusan bersentuhan dengan tubuh ibunya. Metode ini sangat penting dilakukan karena fungsinya selain menjaga suhu tubuh bayi agar tetap hangat, juga untuk mempererat hubungan emosional antara bayi dan sang ibu. Perawatan menggunakan metode ini untuk menjaga pernapasan, denyut jantung, sekaligus menstabilkan suhu tubuh sang bayi. Fungsi lain dari metode ini adalah menjadikan tidur bayi lebih banyak sekaligus meningkatkan produksi ASI. Cara ini juga bisa dilakukan oleh sang ayah.

  1. Cara Merawat Bayi Prematur Ketika Sedang Menyusui

Hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memberikan ASI pada bayi ini. Tantangan yang hampir sering terjadi adalah, banyak ibu-ibu yang kuatir bila harus menyusui bayi prematur. Kesulitan yang dialami biasanya bayi prematur terlalu sering tidur, maka apabila ingin disusui harus dibangunkan terlebih dahulu. Atau terkadang juga jika bayi disusui, selalu saja susu yang dihisap dari puting ibunya keluar dari mulutnya (terkesan muntah). Ibu-ibu tidak perlu menghentikan pemberian ASI. Justru pemberian ASI harus diberikan. Terkadang memang saat bayi prematur kondisinya lemah ketika ingin menghisap asi, namun sebenarnya bayi ini masih bisa menelan dengan baik.

Pemberian asi bisa dilakukan dengan menggunakan sendok. Sebenarnya bayi prematur masih dalam tahap mencari-cari puting ibunya. Jadi harus dilatih dengan baik. Bayi harus tetap diperkenalkan puting susu ibunya. Pemberian asi pada bayi prematur harus lebih sering ketimbang bayi normal karena tubuh bayi ini lebih cepat membakar kalori. Semakin kecil fisik bayi maka sesering mungkin nutrisi bayi harus selalu diberikan oleh sang ibu. Dan tidak kalah penting yaitu selalu berikan pelukan dan kontak kulit antara ibu dan bayi. Ini bertujuan untuk meningkatkan kasih sayang ibu pada bayi serta meransang produksi asi.

  1. Cara Merawat Bayi Prematur Agar Tercegah Dari Infeksi

Sudah dibahas diatas bahwasannya sistem imun atau kekebalan tubuh dari bayi ini masih belum sempurna dan cendrung lemah. Otomatis lebih rentan terhadap infeksi. Di usahakan sang ibu harus menjaga bayi dan menghindarinya dari sumber infeksi. Untuk memegang bayi, terlebih dahulu tangan sang ibu harus mencucinya sebersih mungkin, termasuk sang ayah dan orang-orang lain yang ingin menyentuh sang bayi harus mencuci tangannya. Ruangan di sekitar bayi harus benar-benar bersih dan jangan lupa pemberian imunisasi harus diberikan.

  1. Kebutuhan Tidur Bayi Prematur Dan Posisi Tidurnya
BACA YUK :  7 Cara Menurunkan Berat Badan Secara Alami dan Medis

Tidur adalah kebutuhan dasar semua bayi. Baik bayi normal maupun bayi prematur. Tidur yang berkualitas bisa meningkatkan kesehatan pada bayi prematur. Perlu dipahami bahwasannya bayi prematur mungkin akan menghabiskan waktu tidurnya jauh lebih lama dibandingkan bayi normal, tetapi periodenya bisa lebih singkat. Untuk menciptakan suasana tidur yang aman, nyaman, dan berkualitas ,buatlah sebuah ‘sarang” untuk tidur bayi dengan handuk tebal dan hangat membentuk dan menyerupai huruf “U”.

Taruh bayi dalam sarang tersebut dan letakkan dalam posisi mirip ketika bayi didalam rahim, yaitu kedua kaki dan lengannya tertekuk, serta kedua tangannya sedekat mungkin dengan baris tengah dan juga mulut. Metode “sarang” seperti ini akan memberikan sensasi selalu dipeluk walau dia banyak bergerak. Sekaligus tidak akan menciptakan rasa kaget akibat merasa jatuh ketika mau berada disisi kanan atau kekiri.

  1. Cara Merawat Bayi Prematur Adalah Menjaganya Jangan Terlalu lelah

Perawatan khusus yang tidak kalah penting lainnya adalah hindari bayi ini dalam kondisi terlalu lelah. Jauhkan dari aktivitas yang konsisten dan berturut-turut seperti: menyusui, menggantikan baju hingga menganti popok, ini akan menjadikan bayi kelelahan. Tanda-tanda bayi yang sudah terlalu capek adalah terlihat mengantuk, tangannya seolah menolak, menguap berlebihan, hilangnya kontak mata, badannya kaku dan kemudian rewel.

  1. Cara merawat bayi prematur Dengan Selalu Pantau Tumbuh Kembangnya

Selalu kontrol perkembangan bayi. Sebagai sang ibu rutinlah membawa ke dokter selama selang beberapa hari atau minggu ketika bayi sudah dibawa pulang ke rumah. Dengan cara ini, dokter akan menilai sampai sejauh mana tumbuh kembang sang bayi dan menilai sudah sampai dimana hal-hal yang bisa bayi lakukan. Konsultasikan segala hal yang perlu untuk perkembangan bayi selanjutnya, atau menanyakan bagaimana pola menyusui selama ini apakah sudah benar atau masih perlu penambahan yang lebih baik lagi. Dokter akan memberikan solusi untuk kesemua kebutuhan sang bayi.

7 Cara Merawat Bayi Prematur Yang Baik dan Benar | admin | 4.5