manfaat sehat

Penyakit Jantung Koroner- Gejala Penyebab Pengobatan

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner (PJK) – PJK merupakan penyebab utama kematian di dunia. PJK juga disebut sebagai penyakit jantung iskemik. Munculnya PJK beragam. Tapi rata-rata penyebab yang pasti terjadi adalah seseorang yang melakukan gaya hidup yang tidak sehat, seperti terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak, minum alkohol, merokok, kurang berolahraga, stres, munculnya diabetes melitus, dan kegemukan, dapat menciptakan timbunan plak pemicu penyakit jantung koroner.

Tentu beberapa faktor yang tidak bisa dimodifikasi seperti jenis kelamin, usia dan keturunan adalah hal yang tidak bisa dirubah. Memang penelitian sudah mengungkapkan bahwa laki-laki potensi terkena penyakit jantung koroner lebih tinggi ketimbang wanita dan juga potensi resiko PJK bisa semakin tinggi terhadap wanita yang sudah memasuki tahap menopause.

Penyakit Jantung Koroner

Eka Ginanjar selaku  Kepala Unit Pelayanan Jantung Terpadu RSCM menyatakan : Saat seseorang muncul serangan jantung akan terjadi gejala yang khas, seperti organ dada seolah tertindih benda berat yang menciptakan sensasi nyeri yang menjalar hingga ke punggung, lengan kiri, rahang, gigi geraham dan leher. Penderita biasanya akan terasa sesak, pucat dan keringat dingin.

Namun kebanyakan masyarakat, gejala-gejala tersebut dipandang salah dan dianggap sebagai gejala angin duduk atau masuk angin biasa. Sebenarnya, apabila sudah terjadi gejala ini penderita wajib dilarikan ke rumah sakit. Namun malah dibawa ke rumah pijat refleksi atau meminta teman di kerokkan punggungnya. Hal tersebut akan menjadikan penderita Penyakit jantung koroner terlambat disembuhkan dan justru malah meninggal.

Langkah sebenarnya adalah : selama 12 jam setelah muncul serangan, penderita wajib mendapatkan perawatan medis. Itu disebut priode emas. Prinsipnya disebut door to balloon atau dimaksudkan waktu semenjak penderita masuk instalasi gawat darurat sampai  dipasang balon disekitar pembuluh darah tak lebih dari 90 menit.

Sedikit Membahas Jantung

Jantung adalah otot seukuran kepalan tangan. Ini bertugas memompa darah di sekitar tubuh kita dan berdetak sekitar 70 kali satu menit. Setelah darah melewati sisi kanan jantung, kemudian mengalir ke paru-paru kita disinilah fungsi jantung terhadap darah untuk mengambil oksigen.

Darah yang penuh dengan oksigen kembali ke jantung kita dan kemudian dipompa ke organ tubuh melalui jaringan arteri. Darah kembali ke jantung melalui pembuluh darah sebelum dipompa kembali ke paru-paru. Proses ini disebut sirkulasi. Jantung mendapat pasokan darah tersendiri dari jaringan pembuluh darah di permukaan jantung yang disebut arteri koroner.

BACA YUK :  Penyakit Panu Gejala Penyebab dan Pengobatan

Gejala Penyakit Jantung Koroner

Gejala utama Penyakit Jantung Koroner Adalah:

  • angina (nyeri dada)
  • serangan jantung
  • gagal jantung

Namun, tidak semua penderita memiliki gejala yang sama dan bahkan beberapa orang mungkin tidak memiliki gejala diatas sebelum Penyakit Jantung Koroner didiagnosis.

Penyebab penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner adalah istilah yang menggambarkan apa yang terjadi ketika suplai darah jantung kita tersumbat atau terganggu oleh penumpukan substansi lemak di arteri koroner. Seiring waktu, dinding-dinding arteri kita sebenarnya akan menjadi penuh dengan tumpukan lemak. Proses ini dikenal sebagai aterosklerosis dan endapan lemak disebut ateroma.

Aterosklerosis dapat disebabkan oleh faktor gaya hidup dan kondisi tertentu seperti:

  • Merokok
  • Kolesterol Tinggi
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Diabetes

Diagnosa Penyakit Jantung Koroner

Jika kita sudah konsultasi ke dokter spesialis dan ternyata kita berisiko munculnya penyakit jantung koroner, dokter akan memberikan laporan medis untuk melakukan penilaian risiko. Ini melibatkan laporan  tentang riwayat medis yang terjadi pada keluarga kita, gaya hidup kita dan kemudian kita melakukan prosedur tes darah.

Tes yang biasa dilakukan untuk mengkonfirmasi diagnosis PJK, termasuk:

  • tes treadmill
  • pemindaian radionuklida
  • CT scan
  • scan MRI
  • angiografi koroner

Pengobatan Penyakit Jantung Koroner

Penderita Penyakit jantung koroner untuk saat ini masih sulit disembuhkan tetapi pengobatan khusus dapat membantu mengelola gejala dan mengurangi kemungkinan masalah yang lebih parah seperti terjadinya serangan jantung.

Perawatan dapat meliputi:

  • Perubahan gaya hidup, seperti olahraga teratur, makan-makanan sehat dan berhenti merokok
  • Pemberian obat khusus
  • Angioplasti – Penggunaan balon medis dan stent untuk mengobati arteri jantung yang sempit
  • Operasi

Pemulihan Efek Penyakit Jantung Koroner

Apabila kita sudah mengalami serangan jantung atau pernah menjalani operasi angioplasti , maka biasanya kita mendapat nasihat dan dukungan dari dokter spesialis  untuk membantu kita menangani aspek-aspek kehidupan kita yang telah dipengaruhi oleh Penyakit Jantung Koroner.

Cara Mencegah Terjadinya Penyakit Jantung Koroner

Kita dapat mengurangi risiko terkena PJK dengan menciptakan beberapa perubahan gaya hidup sederhana. Yang kita lakukan adalah:

  • Makan makanan yang sehat, bergizi dan seimbang
  • Selalu aktif secara fisik
  • Berhenti merokok
  • Selalu kendalikan kolesterol darah dan kadar gula

Menjaga jantung tetap sehat juga akan memiliki manfaat kesehatan lain, seperti membantu mengurangi risiko stroke dan demensia.

BACA YUK :  Penyakit Diabetes Gejala Penyebab dan Pengobatan

Makanan Untuk Pencegahan Penyakit Jantung Koroner

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk  membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner (PJK), seperti menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan, contohnya.

  • Makan makanan yang sehat dan seimbang
  • Diet rendah-lemak, namun mengandung serat tinggi yang dianjurkan, contohnya harus mencakup banyak buah dan sayuran segar (lima porsi sehari) dan biji-bijian utuh.
  • Harus membatasi jumlah garam yang kita makan tidak lebih dari 6g (0.2oz) sehari karena terlalu banyak garam akan meningkatkan tekanan darah kita. 6g garam sekitar satu sendok teh.

Ada dua jenis lemak: jenuh dan tidak jenuh. Kita harus menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh, karena ini akan meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah .

  1. Makanan tinggi lemak jenuh meliputi (makanan yang dihindari):
  • daging
  • sosis dan potongan daging berlemak
  • mentega
  • ghee – sejenis mentega yang sering digunakan dalam masakan India
  • lemak babi
  • krim
  • Keju keras
  • kue dan biskuit
  • makanan yang mengandung kelapa atau minyak sawit

Namun, diet seimbang harus tetap termasuk lemak tak jenuh, yang telah terbukti meningkatkan kadar kolesterol baik dan membantu mengurangi penyumbatan di arteri kita.

  1. Makanan tinggi lemak tak jenuh ( makanan yang direkomendasikan ) meliputi:
  • ikan dan minyak ikan
  • alpukat
  • kacang dan biji-bijian
  • minyak bunga matahari, rapeseed, zaitun, dan nabati

kita juga harus mencoba untuk menghindari terlalu banyak gula dalam konsumsi harian kita, karena ini dapat meningkatkan peluang tubuh terkena diabetes, yang terbukti secara dramatis meningkatkan peluang kita mengembangkan CHD, pemicu munculnya sakit jantung koroner.

  1. Berhenti merokok

Jika anda merokok, maka hisap puntung rokok anda untuk terakhir kalinya demi  mengurangi resiko munculnya penyakit jantung koroner. Merokok merupakan faktor resiko utama untuk mengembangkan atherosclerosis (furring of the arteries). Ini juga menyebabkan sebagian besar kasus trombosis koroner pada orang di bawah usia 50.

  1. Kurangi konsumsi alkohol

Jika anda seorang peminum, jangan melebihi batas maksimum yang disarankan.Menurut Penelitian, Pria dan wanita disarankan untuk tidak minum lebih dari 14 seloki setiap minggu secara teratur. Atau 14 teguk setiap minggu. Karena itu masih batas aman. Selalu hindari pesta minuman keras, karena ini meningkatkan risiko serangan jantung.

Penyakit Jantung Koroner- Gejala Penyebab Pengobatan | admin | 4.5
/* */