manfaat sehat

Penyakit Tipes Gejala Penyebab dan Pengobatan

Penyakit Tipes

Penyakit Tipes – disebut juga Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut yang berhubungan dengan demam yang paling sering disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi itulah tipes (Thypus). Bakteri ini berkembang biak di kantong empedu, saluran empedu, atau hati dan masuk ke usus. Bakteri dapat bertahan hidup selama berminggu-minggu dalam air atau kotoran kering.

Bagaimana seseorang bisa terkena Penyakit Tipes/typhoid?

Apa Itu Penyakit Tipes?

Penyakit Tipes muncul dari bakteri dalam makanan atau air yang terkontaminasi. Penderita dengan penyakit akut dapat mencemari pasokan air di sekitarnya melalui tinja, yang mengandung konsentrasi tinggi dari bakteri.

  1. Penyebab Penyakit Tipes

Setelah menelan makanan atau air yang terkontaminasi, bakteri Salmonella menyerang usus kecil dan memasuki aliran darah. Bakteri terbawa oleh sel darah putih menuju hati, limpa, dan sumsum tulang. Bakteri kemudian berkembang biak di sel organ-organ ini dan masuk kembali ke aliran darah. Orang yang terjangkit bakteri ini akan mendapatkan gejala seperti munculnya demam. Ketika organisme masuk ke aliran darah, bakteri menyerang kantong empedu, sistem empedu, dan jaringan limfatik usus. Di sini, para bakteri berkembang biak dalam jumlah tinggi.

Bakteri yang menyebabkan penyakit tipes akan menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi dan kadang-kadang melalui kontak langsung dengan seseorang yang terinfeksi. Di negara berkembang, di mana sakit tipes adalah endemik, sebagian besar kasus disebabkan oleh air minum yang tercemar dan sanitasi yang buruk.

Ini berarti bakteri Salmonella dilewatkan dalam tinja dan kadang-kadang di urin orang yang terinfeksi. Kita dapat tertular infeksi jika kita makan makanan yang ditangani oleh seseorang dengan penderita sakit tipes yang belum dicuci dengan benar setelah menggunakan toilet. Kita juga bisa terinfeksi oleh air minum yang terkontaminasi dengan bakteri.

Bahkan setelah pengobatan dengan antibiotik, beberapa orang yang sembuh dari sakit tipes masih menyimpan bakteri di saluran usus atau empedu,bahkan selama bertahun-tahun. Orang-orang ini, yang disebut pembawa atau penyebar kronis (yang mereka sendiri tidak menyadarinya) , mengeluarkan bakteri dalam kotoran mereka dan dari sinilah bakteri-bakteri tersebut mampu menginfeksi orang lain.

  1. Faktor risiko penyakit Tipes

Demam tifoid tetap menjadi ancaman serius di seluruh dunia – terutama di negara berkembang . Penyakit Tipes sudah mempengaruhi sekitar 26 juta orang atau lebih setiap tahunnya. Penyakit ini endemik di India, Asia Tenggara, Afrika, Amerika Selatan dan banyak daerah lainnya.

Di seluruh dunia, anak-anak adalah resiko terbesar terkena penyakit ini, meskipun mereka umumnya memiliki gejala yang lebih ringan daripada orang dewasa.

  1. Gejala Penyakit Tipes
BACA YUK :  Penyakit Panu Gejala Penyebab dan Pengobatan

Masa inkubasi biasanya satu sampai dua minggu, dan lama penyakitnya sekitar empat hingga enam minggu. Gejala yang terjadi adalah :

  • Tidak nafsu makan
  • Sakit perut dan peritonitis
  • Sakit kepala
  • Rasa sakit dan nyeri di seluruh badan
  • Demam tinggi, hingga 40 derajat Celsius
  • Badan menjadi lesu
  • Mulai terjadi pendarahan usus atau perforasi (setelah dua sampai tiga minggu datangnya penyakit)
  • Diare atau sembelit.

Terkadang penderita tipes juga merasakan sesak di dadanya, nyeri perut dan sensasi ketidaknyamanan di sekujur tubuhnya . Kemunculan demam menjadi konstan. Efek sakitnya terjadi pada minggu ketiga dan keempat . Sekitar 10% penderita tipes mengalami gejala berulang (kambuh) setelah merasa lebih baik selama satu hingga dua minggu.

  1. Komplikasi Penyakit Tipes

– Pendarahan usus atau perforasi

Komplikasi paling serius dari penderita sakit tipes adalah munculnya pendarahan di usus atau lubang (perforasi) di usus – biasanya terjadi pada minggu ketiga proses terjadinya penyakit. Usus berlubang terjadi ketika usus kecil atau usus besar mengembangkan lubang, menyebabkan isi usus bocor ke dalam rongga perut dan memicu tanda dan gejala, seperti sakit perut yang parah, mual, muntah dan infeksi aliran darah (sepsis). Komplikasi ini bisa mengancam nyawa. Jika terjadi maka segera di larikan di tim medis untuk penanganannya.

Komplikasi penyakit lain yang mungkin terjadi:

  • Peradangan otot jantung (miokarditis)
  • Radang selaput jantung dan katup (endokarditis)
  • Pneumonia
  • Peradangan pankreas (pankreatitis)
  • Infeksi ginjal atau kandung kemih
  • Infeksi dan radang selaput yang muncul cairan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meningitis)
  • Masalah kejiwaan, seperti delirium, halusinasi, dan psikosis paranoid

Dengan pengobatan yang tepat dan cepat , hampir semua penderita sakit tipes pulih . Namun bila penderita sakit tipes tidak mendapat dan mengabaikan perawatan yang tepat, beberapa orang akan mengalami komplikasi penyakit.

  1. Mencegah Penyakit Tipes

Di banyak negara berkembang, tujuan kesehatan masyarakat yang dapat membantu mencegah dan mengendalikan sakit tipes adalah dengan cara penyuluhan seperti : air minum yang aman, sanitasi yang baik dan perawatan medis yang memadai – hanya saja cara ini sulit untuk dicapai. Oleh karena itu, beberapa ahli percaya bahwa memvaksinasi populasi berisiko tinggi adalah cara terbaik untuk mengendalikan penyebaran sakit tipes ini.

Vaksin dianjurkan jika anda bepergian ke daerah-daerah di mana risiko terkena demam tifoid tinggi. Vaksin ini biasanya disuntikkan saat persiapan ingin bepergian di daerah-daerah yang memiliki riwayat penyakit tipes tinggi. Ada dua bentuk vaksin yang tersedia, bentuk oral dan injeksi. Vaksinasi harus diberikan setidaknya satu minggu sebelum mulai perjalanan.

  1. Nasehat Tambahan Ketika Anda Bepergian ke Daerah yang beresiko Terkena Penyakit Tipes Tinggi.
BACA YUK :  Penyakit Jantung Koroner- Gejala Penyebab Pengobatan

Karena vaksin tidak akan memberikan perlindungan sepenuhnya, maka ini adalah beberapa anjuran saat anda bepergian ke area yang berisiko tinggi terhadap penyakit Tipes.

– Cuci tangan. Sering mencuci tangan di air sabun yang hangat adalah cara terbaik untuk mengendalikan infeksi. Cuci sebelum makan atau menyiapkan makanan dan setelah menggunakan toilet. Bawalah pembersih tangan berbahan dasar alkohol apabila saat-saat ketika air tidak tersedia.

– Hindari minum air yang tidak diolah. Air minum yang terkontaminasi adalah masalah khusus di daerah di mana demam tifoid adalah endemik. Untuk lebih baiknya , minumlah air kemasan atau minuman kaleng atau minuman bermerk.

– Hindari buah dan sayuran mentah. Karena buah mentah mungkin telah dicuci dalam air yang tidak aman, hindari buah-buahan dan sayuran yang tidak bisa anda kupas, terutama selada. Untuk benar-benar aman, Lebih baik hindari makanan mentah sepenuhnya.

-Pilih makanan panas. Mengukus makanan hingga benar-benar panas adalah cara yang terbaik. Dan meskipun tidak ada jaminan bahwa makanan yang disajikan di restoran terbaik itu aman, sebaiknya hindari makanan dari pedagang kaki lima – karena itu lebih mungkin terkontaminasi.

  1. Cegah mencegah Penyakit Tipes terinfeksi ke Orang Lain

Jika Anda pulih dari penyakit tipes, langkah-langkah dibawah ini dapat membantu menjaga orang lain tetap aman:

-Minumlah antibiotik anda. Ikuti instruksi dokter ketika menyarankan anda meminum antibiotik. Dan jangan sekalipun keluar dari intruksi dokter, dan pastikan untuk benar-benar menyelesaikan seluruh resep yang diberikan.

– Cuci tangan sesering mungkin. Ini adalah hal paling penting yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyebaran infeksi kepada orang lain. Gunakan air sabun hangat dan scrub secara menyeluruh selama minimal 30 detik, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.

 – Hindari menyiapkan makanan untuk orang lain sampai dokter mengatakan anda tidak lagi menular. Jika Anda bekerja di industri jasa makanan atau fasilitas perawatan kesehatan, biasanya anda tidak akan diizinkan untuk kembali bekerja sampai tes menunjukkan bahwa anda benar-benar bebas dari penularan sakit tipes.

Penyakit Tipes Gejala Penyebab dan Pengobatan | admin | 4.5